Bosnia
Jadwal Pertandingan
Statistik Laga
Momentum Persiapan Bosnia
Profil Tim

Pelatih Sergej Barbarez merupakan salah satu legenda sepak bola Bosnia dan Herzegovina yang kini dipercaya memimpin tim nasional negaranya. Barbarez ditunjuk sebagai pelatih kepala tim nasional pada 2024, menandai jabatan manajerial besar pertamanya di dunia sepak bola. Meski relatif minim pengalaman sebagai pelatih, ia mampu memberikan dampak positif dengan membangun skuad yang memadukan pemain muda dan senior dalam skema 4-4-2 yang disiplin. Di bawah arahannya, Bosnia dan Herzegovina tampil kompetitif pada kualifikasi Piala Dunia 2026 dan berhasil finis di posisi kedua Grup H dengan koleksi 17 poin dari delapan pertandingan. Kini, fokus utamanya adalah membawa Bosnia dan Herzegovina bersaing di level tertinggi sepak bola internasional sebagai pelatih tim nasional.
Profil Tim Bosnia dan Herzegovina
Bosnia dan Herzegovina akan kembali tampil di Piala Dunia setelah memastikan tiket ke edisi 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Keberhasilan ini menjadi momen bersejarah karena merupakan kali kedua negara tersebut lolos ke putaran final Piala Dunia setelah debut mereka pada Brasil 2014.
Perjalanan menuju Piala Dunia 2026 diawali dengan penampilan solid di Grup H kualifikasi zona Eropa. Tim asuhan Sergej Barbarez finis di posisi kedua di bawah Austria setelah mengumpulkan 17 poin. Bosnia dan Herzegovina mengawali kampanye dengan kemenangan penting atas Rumania, kemudian melanjutkannya dengan hasil positif melawan Siprus dan San Marino. Kapten sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang masa negara itu, Edin Dzeko, menjadi sosok sentral dengan kontribusi enam gol selama kualifikasi.
Selain pengalaman Dzeko, Bosnia dan Herzegovina juga mendapat dorongan dari generasi muda yang mulai menunjukkan kualitasnya. Pemain seperti Esmir Bajraktarevic dan Kerim Alajbegovic berperan penting dalam membangun serangan dari sektor sayap dan memberikan dimensi baru dalam permainan tim.
Langkah Bosnia dan Herzegovina menuju putaran final akhirnya ditentukan melalui babak play-off UEFA. Mereka lebih dulu menyingkirkan Wales dalam laga semifinal yang berlangsung dramatis. Tertinggal hingga menjelang akhir pertandingan, Bosnia berhasil menyamakan kedudukan lewat sundulan Edin Dzeko sebelum akhirnya menang melalui adu penalti di Cardiff.
Drama serupa kembali terjadi pada partai final melawan Italia. Setelah bermain imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu di Zenica, Bosnia dan Herzegovina kembali harus menentukan nasib melalui adu penalti. Kegagalan dua eksekutor Italia membuka jalan bagi Bajraktarevic untuk menjadi pahlawan. Tendangan penaltinya yang sukses menaklukkan Gianluigi Donnarumma memastikan kemenangan Bosnia dan Herzegovina sekaligus mengantarkan mereka ke Piala Dunia 2026.
Sebagai negara yang baru berdiri setelah pecahnya Yugoslavia pada 1993, Bosnia dan Herzegovina masih memiliki sejarah yang relatif singkat di Piala Dunia. Penampilan pertama mereka pada 2014 menghasilkan satu kemenangan dan dua kekalahan di fase grup. Kini, dengan perpaduan pemain senior dan talenta muda yang menjanjikan, Bosnia dan Herzegovina datang ke Piala Dunia 2026 dengan ambisi untuk melampaui pencapaian terbaik mereka dan mencatat sejarah baru di panggung sepak bola dunia.
Daftar Pemain Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026
Berita Terbaru Bosnia
Celtic Bidik Gelandang Brondby yang Masuk Skuad Timnas Bosnia & Herzegovina di Piala Dunia 2026
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026 Grup B: Kanada, Bosnia & Herzegovina, Qatar, Swiss
Profil Sergej Barbarez, Legenda Bundesliga Pelatih Timnas Bosnia & Herzegovina di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 Bosnia dan Herzegovina Umumkan Skuad, Edin Dzeko Tetap Jadi Tumpuan Lini Depan
Susunan 26 Pemain Bosnia di Piala Dunia 2026: Rekan Jay Idzes Masuk, Dzeko Masih Dipanggil
Profil Timnas Bosnia & Herzegovina di Piala Dunia 2026: Penjegal Italia yang Patut Diperhitungkan
Skuad Sementara Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Ada Pemain Muda Red Bull Salzburg
Hasil Play Off Piala Dunia 2026: Italia Tereliminasi, Kartu Merah dan Bestie Kevin Diks jadi Petaka